Menyambung kalimat bahasa Korea: 고, 서, 지만, 니까
Bahasa Indonesia menyisipkan dan / tetapi / karena di antara klausa; bahasa Korea mengubah akhiran kata kerja pertama.
Di halaman ini
Kata sambungnya hidup di dalam kata kerja
Bahasa Indonesia menyisipkan kata terpisah di antara dua klausa — dan, tetapi, karena. Bahasa Korea justru mengubah akhiran kata kerja pertama. Kalimat terus mengalir tanpa jeda.
| 밥을 먹고 갔어요. | Saya makan lalu pergi. |
| 밥을 먹어서 배불러요. | Saya sudah makan, jadi kenyang. |
| 밥을 먹었지만 배고파요. | Saya sudah makan, tetapi lapar. |
Karena penyambungnya menempel pada kata kerja, tidak ada kata berdiri sendiri seperti dan atau tetapi yang menandai batas antarklausa — dalam bahasa Indonesia batas itu bahkan ditandai koma sebelum tetapi. Kalimat Korea terasa lebih panjang justru karena ini.
-고 — dan, berurutan atau sejajar
Inilah penyambung yang paling banyak bekerja. Ia menautkan dua fakta tanpa menyatakan sebab — mencakup dan sekaligus lalu.
| 키가 크고 친절해요. | Tinggi dan ramah. — sejajar |
| 손을 씻고 먹어요. | Cuci tangan, lalu makan. — berurutan |
| 저는 학생이고 형은 회사원이에요. | Saya pelajar dan kakak laki-laki saya karyawan. |
-아서/어서 vs -(으)니까 — dua-duanya karena
Inilah pasangan yang paling sering salah. Bedanya bukan kesantunan — melainkan apa yang boleh mengikutinya. Satu kata karena melayani keduanya dalam bahasa Indonesia — Karena hujan, bawalah payung pun wajar — sehingga Anda tak pernah dipaksa memilih; bahasa Korea memaksa.
| 비가 와서 못 갔어요. | ○ Hujan, jadi saya tidak bisa pergi. |
| 비가 오니까 우산 가져가세요. | ○ Karena hujan, bawalah payung. |
| ✗ — 서 tidak boleh mendahului perintah |
Jadi: -서 sebelum pernyataan, -니까 sebelum permintaan, perintah, atau ajakan. Ada perbedaan kedua — permintaan maaf dan ucapan terima kasih memakai 서, tidak pernah 니까. 늦어서 죄송합니다.
-지만 — tetapi
Pertentangan lugas, dan berbeda dari 서, ia menempel langsung pada kata kerja yang sudah berpenanda waktu.
| 비싸지만 좋아요. | Mahal, tetapi bagus. |
| 갔지만 없었어요. | Saya pergi, tetapi mereka tidak ada. |
| 미안하지만 못 가요. | Maaf, tetapi saya tidak bisa pergi. — pelunak |
-(으)면 — kalau, jika
-(으)면 mencakup kalau/jika dan jenis ketika yang berarti setiap kali — syarat, pengandaian, sesuatu yang berulang. Untuk lampau ia tidak bisa menunjuk satu waktu tertentu — di situ ia patah. Untuk masa depan, satu kejadian tertentu boleh: 도착하면 바로 전화할게요. Untuk itu ada penyambung tersendiri — bagian berikutnya.
| 시간 있으면 연락하세요. | Kalau ada waktu, hubungi saya. |
| 봄이 되면 꽃이 펴요. | Kalau musim semi tiba, bunga bermekaran. |
| 가면 안 돼요. | Tidak boleh pergi. — pola tetap |
-(으)ㄹ 때 — ketika, pada waktu tertentu
Di sini Anda justru diuntungkan: kalau dan ketika/waktu sudah terpisah, sehingga pembagian -(으)면 / -(으)ㄹ 때 terasa alami — kalau dan ketika yang berarti setiap kali → -(으)면, waktu/saat yang menunjuk satu titik nyata → -(으)ㄹ 때. -(으)ㄹ 때 dipakai untuk titik atau rentang waktu yang nyata, dan untuk lampau menjadi -았/었을 때.
| 어릴 때 부산에 살았어요. | Waktu kecil, saya tinggal di Busan. |
| ✗ — lampau yang selesai tidak bisa memakai -(으)면; kalau kecil, saya tinggal di Busan pun janggal | |
| 밥 먹을 때 전화가 왔어요. | Telepon berbunyi ketika saya sedang makan. |
| 시간 있으면 연락하세요. | Kalau ada waktu, hubungi saya. — syarat, jadi 면 |
Ujian penentunya: apakah kejadiannya sudah selesai? Jika sudah berlalu dan Anda memaksudkan satu waktu tertentu, -(으)ㄹ 때. Jika masih di depan atau berulang, -(으)면 berlaku — bahkan untuk satu momen mendatang, seperti kalau sudah sampai, telepon ya. Ia menempel pada akhiran bentuk mendatang -(으)ㄹ meski maknanya lampau; bentuk itu tetap.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai -서 sebelum perintah. Kesalahan penyambung paling sering.
- Menaruh penanda waktu pada -서. 먹었어서 salah; -서 satu-satunya yang menolak penanda waktu — 먹어서 배불렀어요. Yang lain menerimanya: 갔지만, 늦었으니까.
- Memakai -니까 untuk minta maaf. 늦으니까 죄송합니다 terdengar seperti menyalahkan keadaan.
- Menerjemahkan dan sebagai kata terpisah. 그리고 memang ada, tetapi menyambung dua kalimat, bukan klausa di dalam satu kalimat.
- Merangkai -고 terlalu banyak. Tiga atau empat berturut-turut memang gramatikal, tetapi melelahkan didengar.
Cara menguasainya lewat rasa
Penyambung adalah pembeda antara berbicara terpatah-patah dan berbicara dalam kalimat. Ia juga pendek dan tak bertekanan, sehingga lenyap saat membaca dalam hati.
Ucapkan pasangannya berturut-turut dengan suara keras — 와서 / 오니까, 먹고 / 먹어서 — sampai yang salah terdengar salah sebelum Anda bisa menjelaskan alasannya.
Latih ini
Daftar kosakata bahasa Korea →
Semua panduan
- Huruf Korea Hangul: 5 bentuk, 2 langkah, satu sore
- Urutan kata bahasa Korea: kata kerja selalu di akhir kalimat
- Partikel bahasa Korea 은/는 dan 이/가: yang membuat semua orang tersandung
- Partikel bahasa Korea 에 dan 에서, 을/를, (으)로: partikel setelah subjek
- Konjugasi kata kerja Korea: dari 먹다 ke 먹어요 — aturan 아요/어요
- Kata kerja tak teratur bahasa Korea — ㅂ ㄷ ㅅ 르 으 ㅎ
- Klausa relatif bahasa Korea 읽은 책, 읽는 책, 읽을 책: “buku yang…” tanpa yang
- Bisa, mau, harus dalam bahasa Korea: -(으)ㄹ 수 있다, -고 싶다, -아/어야 돼요
- Tingkat tutur bahasa Korea: 반말, 해요체, 합쇼체 — kesopanan di akhiran kata kerja
- Akhiran kalimat bahasa Korea -네요, -죠, -군요, -잖아요: lapisan 'kan, ya, sih' yang membuatnya terdengar Korea
- -(으)ㄹ까요 dan -(으)ㄹ 것 같다 bahasa Korea: '…, ya?', 'boleh…?', 'kayaknya' — bertanya dan tidak memastikan
- Honorifik bahasa Korea: 시, 님, 께서 dan kata yang berganti sama sekali
- Penggolong bahasa Korea: mengapa 하나 menjadi 한
- Kala bahasa Korea: lampau, sekarang, mendatang — dan 겠 untuk dugaan
- Pelafalan Korea: mengapa tidak terdengar seperti tulisannya
- Shadowing bahasa Korea: cara yang benar-benar berhasil