ShadowingKorean

Akhiran kalimat bahasa Korea -네요, -죠, -군요, -잖아요: lapisan 'kan, ya, sih' yang membuatnya terdengar Korea

Enam akhiran tanpa makna kamus yang menentukan bagaimana kalimat diterima — padat dalam bahasa Korea lisan, hampir absen di buku pemula, dan penutur Indonesia sudah punya lapisan serupa.

Di halaman ini
  1. Mengapa akhiran sekecil ini lebih penting daripada ukurannya
  2. Partikel Indonesia dan akhiran Korea: dekat, tetapi bukan satu-lawan-satu
  3. -네요 — Anda baru saja menyadarinya
  4. -죠 / -지요 — kan, ya, deh: tiga pekerjaan, satu akhiran
  5. -군요 — oh, begitu
  6. -잖아요 dan -거든요 — 'kan' dan 'soalnya': dua pengelola pengetahuan bersama
  7. -는데요 — akhiran yang menggantung
  8. Lima yang harus benar — dan cara melatihnya

Mengapa akhiran sekecil ini lebih penting daripada ukurannya

Dalam 13.044 baris bahasa Korea yang berbeda di situs ini, keenamnya muncul 331 kali — lebih sering daripada banyak tata bahasa yang dipelajari sebulan di kursus pemula. Inilah beda antara kalimat yang benar dan yang benar-benar diucapkan orang.

-네요116 — menyadari sesuatu saat ini
-죠 / -지요81 — meminta persetujuan, melunakkan pertanyaan
-군요 / -구나58 — mencerna informasi baru (36 bentuk 요, 22 반말)
-는데요 / -(으)ㄴ데요52 — menggantung, menyisakan ruang
-잖아 / -잖아요21 — mengingatkan: Anda sudah tahu (20 di antaranya 반말)
-거든요3 — memberi alasan yang belum dimiliki pendengar

Tidak satu pun mengubah tentang apa kalimat itu; yang berubah adalah apa yang Anda lakukan dengannya — menyadari, mengecek, mengingatkan, menjelaskan, melunakkan — pekerjaan kan, ya, sih dalam bahasa Indonesia lisan.

Partikel Indonesia dan akhiran Korea: dekat, tetapi bukan satu-lawan-satu

재미있?Seru, kan? — dekat: sama-sama meminta persetujuan
잖아요.Kan Anda sudah tahu. — dekat: kan mengingatkan, nada menegurnya pun sama
안 춥네요.Ternyata tidak dingin. — tidak ada partikelnya; kok di depan menuntut alasan (kok nggak dingin?), kok di ujung membantah dugaan (nggak dingin, kok) — -네요 hanya mencatat

Modal itu nyata, tetapi bukan tabel padanan; dua perbedaan berlaku di semua baris. Ragam: partikel Indonesia ragam cakapan, sebagiannya (dong, deh, nih) berakar pada bahasa Jakarta meski kini terdengar di mana-mana — tidak untuk surat resmi atau wawancara kerja; akhiran Korea justru hidup di dalam bentuk sopan -요 (이리 들어오시지요 kepada tamu terhormat). Letak: partikel kata terpisah — kan bahkan bisa maju ke depan (Kan sudah tahu), sedangkan dong dan deh selalu di belakang; akhiran Korea terikat pada verba di ujung: kala, akhiran, 요. Dan kan melayani -죠? sekaligus -잖아요 — Anda tetap harus belajar kapan memilih yang mana.

-네요 — Anda baru saja menyadarinya

Pakai ketika pengetahuan itu baru bagi Anda saat berbicara. Ada nada kejutan kecil di dalamnya, dan inilah yang paling sering dari keenamnya, dengan selisih jauh.

안 춥네요.Oh, ternyata tidak dingin — baru disadari saat berbicara
여기 있네요!Nah, ini dia! — ditemukan saat itu juga
한국말 잘하시네요.Bahasa Korea Anda bagus, ya — pujian yang wajar
매일 춥네요.Setiap hari dingin, ya — kebiasaannya lama, menyadarinya baru
처음 뵙겠습니다. 저는 마이크네요. — dalam perkenalan diri tidak ada yang ditemukan; pakai 예요

Batasnya soal Anda, bukan peristiwanya: kebiasaan boleh memakai -네요, perkenalan diri tidak, karena tidak ada yang 'tiba'. Bandingkan 동갑이네요! — oh, kita seumuran — 이다 + 네요 yang sama dan sah, karena itu memang penemuan.

-죠 / -지요 — kan, ya, deh: tiga pekerjaan, satu akhiran

-죠 adalah singkatan -지요 dan bentuk yang paling sering Anda dengar; 지요 utuh bertahan dalam ungkapan tetap dan ujaran yang lebih hati-hati. Tugas intinya mengundang persetujuan atas hal yang sudah sama-sama diketahui — di sinilah kan? paling dekat.

재미있지요?Seru, kan?
근무시간이 어떻게 되?Jam kerjanya bagaimana, ya? — pertanyaan biasa yang dihaluskan
이렇게 하.Begini saja, deh — mengusulkan dengan halus; dong lebih mendesak
이리 들어오시지요.Silakan masuk — saran, bukan perintah

Baris kedua paling sering dilewatkan kursus, dan di situs ini 36 dari 81: pertanyaan kata tanya — 어디, 얼마, 어떻게, 누구 — tanpa pengetahuan bersama. Di sana -죠 tidak mengecek apa pun; ia hanya menumpulkan ketajaman bertanya, dan tetap halus di tempat sih terdengar tidak sabar. Tanpa tanda tanya ia melunakkan usulan. Satu akhiran, tiga pekerjaan; intonasi yang memisahkannya.

-군요 — oh, begitu

Juga reaksi terhadap informasi baru, tetapi kalau -네요 respons seketika, -군요 adalah bunyi orang yang sedang mencerna — oh, begitu. Dalam 반말 ia menjadi -구나, yang terus Anda dengar di drama — 22 dari 58 adalah 구나.

그렇군요.Oh, begitu — cara lazim menanggapi penjelasan
참 잘하는군요.Anda benar-benar mahir — verba memakai 는군요
이건 재미없군요.Yang ini ternyata tidak seru — adjektiva memakai 군요
너 큰 경험을 했구나.Kamu sudah melewati banyak hal, ya — 반말, dan lampau

Pelekatannya terbelah menurut kelas kata: verba memakai -는군요, adjektiva dan 이다 memakai -군요. Bentuk lampau memakai 군요 untuk keduanya — 갔군요, bukan 갔는군요 — dan pembatasan ini milik 군요 saja, bukan 는 secara umum. Dan akar berakhiran ㄹ melepas ㄹ sebelum 는: 살다 → 사는군요, bukan 살는군요. Inilah yang baru: oh, begitu tidak peduli kelas kata.

-잖아요 dan -거든요 — 'kan' dan 'soalnya': dua pengelola pengetahuan bersama

Keduanya sepasang; salah pilih adalah kesalahan menengah yang paling kentara. -잖아요 berkata Anda sudah tahu inikan, termasuk nadanya yang menegur. -거든요 berkata Anda belum tahu, jadi ini — pekerjaan soalnya.

잖아.Kamu tahu itu, kan — mengingatkan
너 노래 잘 하잖아.Kamu kan pandai menyanyi — ayolah
그날이 제 생일이거든요.Soalnya hari itu ulang tahun saya — baru bagi pendengar
그날이 제 생일이잖아요. — kalau pendengar belum tahu, ini terdengar menuduhnya lupa

-잖아요 bisa menyengat. Pada hal yang belum diketahui pendengar, ia terbaca saya sudah bilang. Pemula memakainya berlebihan karena tampak ramah; ia ramah hanya di antara orang yang sama-sama memegang faktanya — persis kan yang salah tempat.

-거든 yang sama juga penghubung jika / ketika dalam peribahasa — 행운이 들어오거든 자리를 줘라. Bukan akhiran lain: -거든요 akhir kalimat adalah penghubung itu yang berdiri sendiri, persis langkah -는데요 di bawah. (Hitungan 3 di atas hanya yang akhir kalimat.)

-는데요 — akhiran yang menggantung

Buku teks mengajarkan -는데 sebagai penghubung tetapi / dan. Dalam ujaran nyata tugas utamanya lain: ia mengakhiri kalimat dan membiarkan sisanya tak terucap — cara bahasa Korea bersikap sopan saat meminta, menolak, dan tidak setuju; bahasa Indonesia melakukannya dengan kalimat yang sengaja tidak selesai (saya mau, tapi…). Di situs ini pemakaian menggantung itu lebih banyak daripada pemakaian penghubungnya.

지금 당장은 생각나지 않는데요.Saat ini saya belum teringat… — lebih lunak daripada 'tidak' yang datar
저 좀 도와줬으면 하는데요.Saya berharap Anda bisa membantu… — permintaan
뭐 좀 먹으려고 왔는데요.Saya datang untuk makan sesuatu… — menjelaskan diri
멋있는데요!Wah, ini keren! — kejutan ringan, bukan permintaan

Satu pengecualian yang segera Anda temui: 있다, 없다, dan kata majemuk dari keduanya memakai -는데요 seperti verba — 맛있는데요, 재미없는데요, tidak pernah 맛있은데요. Ini khusus 는데요: dengan 군요 kata yang sama kembali seperti adjektiva — 맛있군요, 재미없군요, bukan 맛있는군요.

Lima yang harus benar — dan cara melatihnya

Semuanya terdengar; memperbaikinya memisahkan bahasa Korea yang lancar dari yang sekadar benar. Jangan mempelajarinya sebagai daftar — beda -네요 dan -군요 adalah rasa. Pakai telinga yang sudah Anda punya untuk kan dan ya: dengarkan akhirannya pada kalimat yang maknanya sudah Anda tahu, perhatikan apa yang dilakukan pembicara. Set ujaran di bawah padat dengan keenamnya; menirukannya (shadowing) meletakkan akhiran itu di lidah Anda dalam situasi yang melahirkannya.

Latih ini

Daftar kosakata bahasa Korea →

Semua panduan