Kala bahasa Korea: lampau, sekarang, mendatang — dan 겠 untuk dugaan
Bahasa Indonesia menandai waktu dengan sudah, sedang, akan — dan boleh melewatkannya. Bahasa Korea menaruhnya di dalam kata kerja, dan penanda lampaunya tidak boleh dilewatkan. Yang menarik: penanda dugaan.
Di halaman ini
Tiga kala, dan hanya lampau yang punya penanda sendiri
Kala hidup di akhiran kata kerja, tepat sebelum akhiran kesantunan — walau hanya lampau yang punya penanda sendiri di sana. Sudah, sedang, akan berdiri di depan kata kerja tanpa mengubahnya; penanda Korea duduk di dalam kata kerja, sesudah akar.
| 먹어요 | makan / sedang makan — sekarang |
| 먹었어요 | makan tadi / sudah makan — lampau |
| 먹을 거예요 | akan makan — mendatang |
Itulah seluruh sistem untuk pemakaian dasar. Yang perlu dibiasakan adalah kewajibannya: Kemarin saya makan wajar tanpa sudah, tetapi 어제 tidak membebaskan Anda dari ㅆ — 어제 먹었어요, bukan 어제 먹어요.
Bentuk sekarang mencakup yang sedang berlangsung
먹어요 berarti saya makan dan saya sedang makan. Ada bentuk progresif khusus (-고 있다), tetapi dipakai lebih jarang daripada dugaan pelajar — seperti sedang yang tidak Anda taruh di setiap kalimat.
| 뭐 해요? | Sedang apa? |
| 밥 먹어요. | Saya makan. |
| 밥 먹고 있어요. | Saya sedang makan. — menekankan sedang berlangsung |
Terlalu sering memakai -고 있다 adalah kebiasaan pelajar. Penutur asli jauh lebih sering mengambil bentuk sekarang polos.
Selain frekuensi, bahasa Korea membelah sedang menjadi dua dan memaksa Anda memilih. -고 있다 adalah tindakan yang sedang berjalan; -아/어 있다 adalah keadaan yang tertinggal setelahnya. Bahasa Indonesia menarik garis yang sama dengan ter- — sedang dibuka lawan terbuka — jadi pembedaannya sudah Anda miliki; hanya saja bahasa Indonesia tidak memaksakannya setiap kali. Satu batasan: -아/어 있다 hanya melekat pada kata kerja tanpa objek, sehingga 먹어 있다 tidak ada.
| 앉아 있어요. | ○ Dia duduk. — dia sudah duduk dan masih duduk |
| 앉고 있어요. | △ — dia sedang menurunkan badan ke kursi. Bukan arti dia duduk |
| 문이 열려 있어요. | Pintunya terbuka. — keadaan yang tertinggal |
| 문이 열리고 있어요. | Pintunya sedang dibuka. — gerakannya sendiri |
| 가고 있어요. | Dia sedang di jalan. — gerak yang berjalan, jadi -고 있다 tepat |
Masa depan punya dua bentuk dengan rasa berbeda
-(으)ㄹ 거예요 adalah ramalan atau rencana polos — padanan terdekat akan. -(으)ㄹ게요 adalah janji atau tawaran kepada lawan bicara — tidak dapat dipakai tentang orang ketiga. Saya akan pergi bisa laporan, bisa janji; bahasa Korea membedakannya lewat akhiran.
| 갈 거예요. | Saya akan pergi. — pernyataan |
| 갈게요. | Saya akan pergi. — janji atau tawaran kepada lawan bicara, bukan sekadar laporan |
| 비가 올 거예요. | ○ Akan turun hujan. |
| ✗ — hujan tidak bisa berjanji kepada Anda |
겠 — dugaan, niat, dan pelunak dalam satu suku kata
-겠- mengerjakan tiga tugas: menandai dugaan yang Anda bentuk saat ini juga, menyatakan niat Anda sendiri, dan melunakkan apa yang akan Anda katakan. Ia ada di mana-mana dalam percakapan, tetapi jarang diajarkan cukup awal.
| 맛있겠다! | Pasti enak! — dugaan dari yang terlihat |
| 힘들겠어요. | Itu pasti berat. — dugaan, berempati |
| 제가 하겠습니다. | Biar saya yang mengerjakan. — niat, menawarkan diri |
| 확인하겠습니다. | Saya akan memeriksanya. — niat, komitmen |
| 알겠습니다. | Baik, saya mengerti. — dilunakkan; 압니다 terdengar kaku |
| 처음 뵙겠습니다. | Senang berkenalan. — sapaan yang dilunakkan |
Bahasa Indonesia membagi tugas-tugas itu ke beberapa kata yang berbeda: dugaan memakai pasti atau mungkin, niat memakai akan atau biar saya. Kesejajaran itu berhenti pada pelunakan — 알겠습니다 tidak punya padanan tetap; Baik atau Baiklah paling dekat, tetapi -lah hanya melunakkan sebagian kata, bukan penanda tetap seperti 겠. Karena itu pelajar mendengar 겠 terus-menerus tanpa bisa menempatkannya.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mencari kala perfek. Tidak ada. 먹었어요 mengerjakan kedua tugas.
- Terlalu sering memakai -고 있다. Bentuk sekarang polos biasanya cukup.
- Memakai -고 있다 untuk keadaan. Dia duduk adalah 앉아 있어요 dan pintunya terbuka adalah 열려 있어요. 앉고 있어요 adalah setengah detik menurunkan badan ke kursi.
- Memakai -ㄹ게요 tentang orang lain. Hanya berlaku untuk janji Anda sendiri.
- Menukar 겠 dengan -(으)ㄹ 거예요. Keduanya bisa tampak seperti masa depan, tetapi 겠 adalah niat sendiri atau penilaian di tempat, -(으)ㄹ 거예요 rencana atau ramalan — 제가 하겠습니다 menawarkan diri, 제가 할 거예요 hanya melaporkan.
- Lupa bahwa kala duduk sebelum kesantunan. 먹었어요, bukan 먹어었요.
Cara berlatih
Akhiran kala pendek dan tak bertekanan, dan duduk di ujung kalimat, tempat perhatian pemula sudah memudar. Telinga yang terbiasa dengan sudah di depan kata kerja harus berpindah ke suku kata terakhir.
Ambil satu kata kerja dan ucapkan keempat bentuknya berturut-turut — 먹어요, 먹었어요, 먹을 거예요, 맛있겠다 — sampai telinga memisahkan wujudnya. Cara membangunnya: aturan 아요/어요.
Latih ini
Daftar kosakata bahasa Korea →
Semua panduan
- Huruf Korea Hangul: 5 bentuk, 2 langkah, satu sore
- Urutan kata bahasa Korea: kata kerja selalu di akhir kalimat
- Partikel bahasa Korea 은/는 dan 이/가: yang membuat semua orang tersandung
- Partikel bahasa Korea 에 dan 에서, 을/를, (으)로: partikel setelah subjek
- Konjugasi kata kerja Korea: dari 먹다 ke 먹어요 — aturan 아요/어요
- Kata kerja tak teratur bahasa Korea — ㅂ ㄷ ㅅ 르 으 ㅎ
- Klausa relatif bahasa Korea 읽은 책, 읽는 책, 읽을 책: “buku yang…” tanpa yang
- Bisa, mau, harus dalam bahasa Korea: -(으)ㄹ 수 있다, -고 싶다, -아/어야 돼요
- Tingkat tutur bahasa Korea: 반말, 해요체, 합쇼체 — kesopanan di akhiran kata kerja
- Akhiran kalimat bahasa Korea -네요, -죠, -군요, -잖아요: lapisan 'kan, ya, sih' yang membuatnya terdengar Korea
- -(으)ㄹ까요 dan -(으)ㄹ 것 같다 bahasa Korea: '…, ya?', 'boleh…?', 'kayaknya' — bertanya dan tidak memastikan
- Honorifik bahasa Korea: 시, 님, 께서 dan kata yang berganti sama sekali
- Penggolong bahasa Korea: mengapa 하나 menjadi 한
- Menyambung kalimat bahasa Korea: 고, 서, 지만, 니까
- Pelafalan Korea: mengapa tidak terdengar seperti tulisannya
- Shadowing bahasa Korea: cara yang benar-benar berhasil