Partikel bahasa Korea 은/는 dan 이/가: yang membuat semua orang tersandung
Keduanya menandai subjek, tetapi tidak bisa saling menggantikan. Inilah aturan yang benar-benar bekerja.
Di halaman ini
- Versi singkat — konsep yang tidak ada dalam bahasa Indonesia
- Informasi baru memakai 이/가. Informasi yang dikenal memakai 은/는.
- Kata kerja menentukan partikel — bukan terjemahan Anda
- 은/는 diam-diam menyiratkan kontras
- Kata tanya sebagai subjek memakai 이/가 — dan jawabannya ikut
- Tempat 은/는 sama sekali bukan penanda subjek
- Enam kesalahan penutur bahasa Indonesia
- Cara membangun naluri
Versi singkat — konsep yang tidak ada dalam bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia mengenali subjek dari posisinya di depan kata kerja. Bahasa Korea memakai satu suku kata di belakang kata benda — dengan dua pilihan untuk subjek yang sama. 이/가 menunjuk subjek dan berkata yang ini. 은/는 mengangkatnya ke depan dan berkata kalau yang ini, … — sering dengan kontras tersembunyi.
Itulah seluruh gagasannya. Satu hal: pilihan 은/는 atau 이/가 murni soal bunyi — 은 dan 이 mengikuti konsonan akhir, 는 dan 가 mengikuti vokal. Bagian ini mekanis; dalam seminggu Anda berhenti memikirkannya.
Padanan terdekat 은/는 adalah pengedepanan topik: Kalau saya, sudah. · Buku itu sudah saya baca. Untuk 이/가 tidak ada padanan; saya yang melakukannya hanya menutupi pemakaian penegasan, bukan memperkenalkan hal baru.
| 책이 있어요 | Ada buku (sambil menunjuknya) |
| 책은 있어요 | Kalau buku, ada (…pulpennya mungkin tidak) |
| 제가 했어요 | Saya yang melakukannya (bukan orang lain) |
| 저는 했어요 | Kalau saya, sudah (dan Anda?) |
Informasi baru memakai 이/가. Informasi yang dikenal memakai 은/는.
Inilah uji paling andal, dan ia menjelaskan mengapa kata benda yang sama berganti partikel dalam satu cerita.
| 옛날에 할머니가 살았어요. | Dahulu kala hiduplah seorang nenek. — sebutan pertama, baru bagi pendengar |
| 그 할머니는 아주 친절했어요. | Nenek itu sangat baik hati. — kini sudah dikenal |
Bahasa Indonesia melakukan ini dengan seorang nenek, lalu nenek itu atau neneknya. Bahasa Korea tidak punya kata sandang, jadi partikellah yang memikulnya. Tetapi -nya hanya menandai sudah dikenal — tanpa kontras 은/는, dan kata yang sudah dikenal pun memakai 이/가 kalau menjawab siapa.
Kata kerja menentukan partikel — bukan terjemahan Anda
Sebagian besar kebingungan 은/는 lawan 이/가 adalah soal topik dan fokus. Bagian ini masalah lain, dan bagi banyak pemelajar lebih besar: beberapa kata kerja Korea begitu saja menuntut partikel tertentu, bukan yang disarankan kalimat Indonesia Anda. Karena bahasa Indonesia menaruh kata benda telanjang sesudah hampir semua kata kerja, pemelajar cenderung memberi 를 pada semuanya — sering benar, tidak selalu.
| 친구를 만나요. | Saya menemui teman — objek 를, seperti menemui teman |
| 버스를 타요. | Saya naik bus — bukan |
| 의사가 됐어요. | Saya menjadi dokter — 되다 mengambil 가, bukan 를 |
| 한국어를 잘해요. | Saya pandai berbahasa Korea — 잘하다 mengambil 를; kata kerja berobjek |
| 저는 학생이 아니에요. | Saya bukan mahasiswa — 아니다 mengambil 이/가 |
Satu pasangan lagi perlu dipisahkan sejak awal. 좋다 kata sifat ("baik / disukai"), mengambil 이/가; 좋아하다 kata kerja ("menyukai"), mengambil 을/를. Bahasa Indonesia punya suka dan menyukai, tetapi keduanya sama-sama menaruh hal yang disukai sebagai objek — tidak ada bentuk yang menjadikannya subjek seperti 커피가, sehingga kesalahan ini tak terlihat sampai dikoreksi.
| 저는 커피가 좋아요. | Saya suka kopi — harfiah "kopi itu baik (bagi saya)" |
| 저는 김치를 좋아해요. | Saya suka kimci — 좋아하다 transitif |
Tidak ada aturan yang menurunkannya. Pelajari kata kerja bersama partikelnya sebagai satu potongan — 친구를 만나다, 버스를 타다, 의사가 되다 — seperti menghafal bergantung pada, bukan "bergantung" lalu memilih kata depannya belakangan.
은/는 diam-diam menyiratkan kontras
Bahkan ketika tidak ada hal kedua yang disebut, 은/는 membuat pendengar merasa hal itu akan datang — seperti Kalau kimci, saya suka, yang membuat orang menunggu tapi yang lain…. Kalimat biasa pun bisa terdengar janggal.
| 김치는 좋아해요. | Kalau kimci, saya suka… (yang lain tidak) |
| 김치를 좋아해요. | Saya suka kimci. — pernyataan datar, tanpa isyarat |
Kalau penutur Korea pernah menyambut pujian Anda dengan senyum geli, inilah sebabnya. 한국어는 잘하시네요 terbaca sebagai bahasa Koreanya, setidaknya, bagus.
Kata tanya sebagai subjek memakai 이/가 — dan jawabannya ikut
Kata tanya memakai 이/가 ketika ia menjadi subjek (누가 왔어요? · 뭐가 좋아요? · 어디가 아파요?), karena inti pertanyaannya adalah subjek yang belum diketahui, dan jawabannya mempertahankan 이/가 karena mengisi persis itu. Di posisi lain, kata tanya memakai partikel lain atau tanpa partikel — 어디 가요?, 어디에서 만나요?, 뭐 먹었어요?. Ada gema di bahasa Indonesia: kata tanya subjek harus dikedepankan dan menarik yang (Siapa yang datang?), sedangkan kata tanya yang tetap di tempatnya tidak (Pergi ke mana? · Makan apa?). Pemicunya pengedepanan, bukan kesubjekan — objek pun memakai yang bila dikedepankan (Apa yang Anda makan?). Jadi petunjuk berguna, bukan padanan 이/가.
| 누가 왔어요? | Siapa yang datang? |
| 동생이 왔어요. | Adik saya yang datang. |
| 동생은 왔어요. | Kalau adik saya, dia datang — menjawab pertanyaan lain |
Tempat 은/는 sama sekali bukan penanda subjek
은/는 menempel pada topik, dan topik tidak harus subjek: bisa waktu, tempat, atau objek. 이/가 tidak bisa begini. Pengedepanan bahasa Indonesia masuk ke tempat yang sama: Hari ini, saya sibuk; Itu, saya tidak tahu.
| 오늘은 바빠요. | Hari ini (tidak seperti biasanya) saya sibuk. |
| 여기는 처음이에요. | Tempat ini — pertama kali saya ke sini. |
| 그건 저는 몰라요. | Itu, saya tidak tahu (orang lain mungkin). |
Enam kesalahan penutur bahasa Indonesia
- Memakai 은/는 untuk semuanya. Terasa aman karena buku pelajaran mengajarkannya dulu. Hasilnya, Anda terdengar terus mengontraskan hal yang tak pernah disebut.
- Memakai 이/가 saat memperkenalkan diri. 제가 마이클이에요 berarti sayalah Michael (yang Anda tanyakan). Perkenalan biasa memakai 저는.
- Membuang partikel dalam tulisan. Bahasa lisan membuangnya terus-menerus; bahasa tulis tidak; jawaban ujian dipotong nilainya.
- Memilih hanya berdasarkan konsonan/vokal. Itu memilih 은 lawan 는, bukan 은/는 lawan 이/가. Dua keputusan terpisah.
- Menganggap 이/가 selalu jatuh pada subjek kalimat bahasa Indonesia. Dalam 저는 커피가 좋아요, 커피 memakai 가 padahal terjemahannya saya suka kopi — bahasa Korea memperlakukan 커피 sebagai yang disukai.
- Menebak partikel dari kalimat bahasa Indonesia. Naik bus adalah 버스를 타요, pandai berbahasa Korea adalah 한국어를 잘해요, dan menjadi dokter adalah 의사가 됐어요 — bukan 의사를. Kata kerjanya yang memutuskan; pelajari tiap kata kerja dengan partikelnya.
Cara membangun naluri
Aturan membawa Anda lolos ujian. Yang membuat pilihan otomatis adalah mendengar pola sama ratusan kali dengan maknanya. Shadowing bekerja justru karena partikel tidak bertekanan dan mudah dilompati saat membaca — mengucapkannya memaksa Anda menghasilkannya.
Berlatihlah dengan kalimat pendek yang berubah makna karena satu partikel, dan ucapkan kedua versinya. Kumpulan di bawah dibangun dari kalimat video, jadi Anda mendengarnya dalam konteks.
Begitu 은/는 lawan 이/가 tidak lagi menghabiskan pikiran, empat keluarga berikutnya adalah 을/를, 에 lawan 에서, (으)로, dan 도/만/부터/까지.
Latih ini
Daftar kosakata bahasa Korea →
Semua panduan
- Huruf Korea Hangul: 5 bentuk, 2 langkah, satu sore
- Urutan kata bahasa Korea: kata kerja selalu di akhir kalimat
- Partikel bahasa Korea 에 dan 에서, 을/를, (으)로: partikel setelah subjek
- Konjugasi kata kerja Korea: dari 먹다 ke 먹어요 — aturan 아요/어요
- Kata kerja tak teratur bahasa Korea — ㅂ ㄷ ㅅ 르 으 ㅎ
- Klausa relatif bahasa Korea 읽은 책, 읽는 책, 읽을 책: “buku yang…” tanpa yang
- Bisa, mau, harus dalam bahasa Korea: -(으)ㄹ 수 있다, -고 싶다, -아/어야 돼요
- Tingkat tutur bahasa Korea: 반말, 해요체, 합쇼체 — kesopanan di akhiran kata kerja
- Akhiran kalimat bahasa Korea -네요, -죠, -군요, -잖아요: lapisan 'kan, ya, sih' yang membuatnya terdengar Korea
- -(으)ㄹ까요 dan -(으)ㄹ 것 같다 bahasa Korea: '…, ya?', 'boleh…?', 'kayaknya' — bertanya dan tidak memastikan
- Honorifik bahasa Korea: 시, 님, 께서 dan kata yang berganti sama sekali
- Penggolong bahasa Korea: mengapa 하나 menjadi 한
- Kala bahasa Korea: lampau, sekarang, mendatang — dan 겠 untuk dugaan
- Menyambung kalimat bahasa Korea: 고, 서, 지만, 니까
- Pelafalan Korea: mengapa tidak terdengar seperti tulisannya
- Shadowing bahasa Korea: cara yang benar-benar berhasil