ShadowingKorean

Klausa relatif bahasa Korea 읽은 책, 읽는 책, 읽을 책: “buku yang…” tanpa yang

Bahasa Indonesia menaruh keterangan di belakang kata benda dengan yang; bahasa Korea menaruhnya di depan dan menandai waktu pada akhirannya.

Di halaman ini
  1. Kata benda selalu di akhir — kebalikan bahasa Indonesia
  2. Kata kerja punya tiga bentuk — empat dengan -던
  3. Kata sifat hanya punya satu — dan bertabrakan
  4. 있다 dan 없다 melanggar aturan kata sifat
  5. -는 것 mengubah klausa menjadi kata benda
  6. Membaca klausa yang panjang
  7. Lima kesalahan untuk dihafal

Kata benda selalu di akhir — kebalikan bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia: buku yang saya baca kemarin — kata benda dulu, keterangan menyusul. Bahasa Korea berkata 제가 어제 읽은 — seluruh klausa pindah ke depan kata benda, tanpa padanan yang. Kata kerja tepat di depan kata benda memakai akhiran khusus — di sanalah waktu disimpan.

제가 읽은buku yang saya baca — urutannya terbalik: 읽은 dulu, baru 책
책 제가 읽은 — klausa tidak boleh mengikuti kata benda

Kata kerja punya tiga bentuk — empat dengan -던

-(으)ㄴ lampau, -는 kini, -(으)ㄹ mendatang atau hipotetis. Setelah konsonan 은/을, setelah vokal ㄴ/ㄹ — 보다 menjadi 본 / 보는 / 볼. Yang saya baca netral terhadap waktu; bahasa Korea memaksa memilih satu dari tiga. Kata dasar yang berakhir dengan ㄹ menanggalkan ㄹ-nya dan berlaku seolah-olah berakhir dengan vokal: 살다 → 산 / 사는 / 살, 만들다 → 만든 / 만드는 / 만들 — bukan 살은.

buku yang sudah saya baca
buku yang sedang saya baca
buku yang akan saya baca
buku yang dulu saya baca — -던: lampau yang belum tuntas

Kata sifat hanya punya satu — dan bertabrakan

Untuk kini, kata sifat memakai -(으)ㄴ — satu bentuk, sementara kata kerja punya tiga. Kata sifat juga bisa memakai -(으)ㄹ dan -던 (어려울 때, 좋을 거예요); yang tak dimilikinya hanya bentuk kini tersendiri. Bahasa Indonesia: orang cantik, tanpa akhiran; bahasa Korea membaliknya dan menuntut akhiran:

예쁘다 → 예쁜 사람orang cantik
좋다 → 좋은buku bagus
크다 → rumah besar
작다 → 작은kamar kecil

Akhiran yang sama berarti lampau pada kata kerja dan kini pada kata sifat. Jebakan ini tidak bisa dipecahkan dengan menalar — inilah hal pertama yang wajib diketahui di sini.

lampau — 읽다 kata kerja
kini — 좋다 kata sifat

있다 dan 없다 melanggar aturan kata sifat

Di tempat lain keduanya berperilaku seperti kata sifat, tetapi di depan kata benda memakai -는. Ini mencakup seluruh keluarga 있다/없다 yang besar dan sering dipakai. Jebakan: 맛있다 diterjemahkan enak, satu kata, sehingga mudah lupa bahwa di dalamnya ada 있다.

맛있 음식makanan enak
재미있 영화film seru
사람orang yang tidak ada
맛있 · 예쁘 — 있다 memakai 는, 예쁘다 memakai ㄴ

-는 것 mengubah klausa menjadi kata benda

Taruh 것 setelah bentuk penerang, dan seluruhnya menjadi kata benda — begitulah bahasa Korea berkata makan sebagai kegiatan, apa yang saya inginkan. Bahasa Indonesia cukup memakai kata kerja telanjang (saya suka makan); bahasa Korea menaruh 것 di belakang. Dalam percakapan 것 menyusut jadi 거 dan melebur dengan partikel.

는 것을 좋아해요.Saya suka makan — harfiah: hal makan
는 거 좋아해요.kalimat sama, ragam lisan
한국어 배우는 게 재미있어요.Belajar bahasa Korea itu seru — 것이 → 게
제가 원하는 건 이거예요.Yang saya inginkan adalah ini — 것은 → 건

Membaca klausa yang panjang

Klausa penerang bisa membawa subjeknya sendiri, dan kalimat menumpuk di depan. Cara membaca yang jitu: temukan kata benda di ujung, lalu baca mundur.

제가 어제 읽은buku yang saya baca kemarin — 제가 subjek 읽은, bukan kalimat utama
옆집에 사는 사람orang yang tinggal di sebelah
어제 친구가 준 선물hadiah yang diberi teman kemarin

Perhatikan 제가 pada contoh pertama milik klausa kecil, bukan kalimat. Di situlah pemula kehilangan benang merah — dua subjek muncul, hanya satu milik kalimat utama. Dalam bahasa Indonesia kata benda inti keluar dulu, jadi dua subjek tak pernah berbaris di depan.

Lima kesalahan untuk dihafal

Inilah tembok antara pemula dan menengah; ia runtuh lewat mendengar, bukan menghafal. Kumpulan kalimat lisan mana pun akan menyodorkan 읽은/읽는/읽을 puluhan kali berturut-turut — itulah yang menanamkannya.

Latih ini

Daftar kosakata bahasa Korea →

Semua panduan